Assalamualaikum Wr.Wb
Haii Bloggers, apa kabarnya?
Sebelumnya saya mau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah. Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin.. Mohon maaf jika ada salah baik yang di sengaja maupun yang disengaja. Baik yang direncanakan maupun yang tidak, hehee.
Lebaran tahun ini terasa berbeda. banyak sekali perbedaannya. Seinget Saya dulu kalo mau Lebaran itu rasanya sueenennngg beneerr. Apalagi malam takbiran, rame dan berbahagia. Tapi rasanya tahun ini berlangsung biasa-biasa saja. Begitupun di tempat lainnya, saya liat biasa-biasa saja. lebaran seolah-olah merupakan sesuatu yang umum dan nilai keibadatannya agak sedikit bergeser maknanya. Lebaran seolah-olah hanya syarat lengkap saja untuk menyambut Bulan Syawal. keharmonisan, keakraban dan kehangatan yang biasanya tercipta malah jadi terasa seperti beban karena harus disibukkan dengan persiapan menyambut lebaran seperti membuat kue, membeli minuman, baju baru, dan lain-lainnya yang baru. Padahal kita bisa saja memaknai lebaran itu dengan Simpel tetapi tetap harmonis. Ya ke depannya, kita sama-sama berdoa semoga lebaran tahun depan semangat kita tidak memudar malah harus lebih ditingkatkan. Aamiin..
Menyambung cerita tentang Lebaran. Lebaran tahun ini kemana-mana saya berusaha untuk selalu menutup aurat saya dengan memakai pakaian tertutup dan berhijab. Bukannya ikut-ikutan. tetapi saya mulai menyadari bahwa hidup saya tidak hanya di dunia saja, di akhirat nanti adalah titik akhir pencapaian hidup kita. akan kita pertanggungjawabkan semua yang telah kita lakukan di dunia ini. yang baik-baik diberikan pahala dan yang buruk-buruk diberikan balasannya sesuai dengan janji Allah SWT.
Semakin nambah umur, alhamdulilah saya merasa semakin ingin memperbaiki diri, bukannya malah tergiur untuk selalu tampil "lebih" dibandingkan dengan yang lainnya. Sekarang saya melihat orangtua saya sudah mulai lelah. badan mereka dimakan usia begitupun kemampuan berpikir dan bekerja mereka, lebih cepat capek. Papa sudah mulai sakit-sakitan. mama juga. tinggallah saya sendirian dirumah yang mudah-mudahan bisa terus merawat mereka semua. Dulu sewaktu kecil saya pernah membaca tulisan yang mengatakan bahwa "Tidak akan masuk surga seorang Ayah jika belum bisa membuat anak-anak perempuannya menutup aurat mereka". Dulu tak begitu saya hiraukan. berbeda dengan sekarang, saya mulai mencari makna dan kebenaran tulisan itu. begitu juga dengan tulisan yang satu ini yang sudah tidak asing lagi "Lelaki yang baik untuk perempuan yang baik, dan Sebaliknya lelaki yang tidak baik untuk perempuan yang tidak baik pula". saya ingin mencari kebenaran dari tulisan-tulisan tersebut mulai dengan cara rajin membaca artikel, membaca buku maupun berdiskusi dengan teman atau sahabat.
Saya ingin memulai menjalani hidup ini dengan kebahagiaan dan atas Ridho dari Sang Pencipta Allah SWT. saya ingin menjadi hamba yang beriman dan bertakwa. Saya ingin memulai itu sebelum semuanya terlambat. Dunia ini Fana dan tidak kekal. Siapa yang tahu saya akan hidup berapa tahun lagi di dunia ini? hanya Tuhan yang tahu. untuk itu, agar saya siap menuju ajal saya, saya harus mulai terus mendekatkan diri pada-Nya. Biarkan orang-orang dengan harta-harta mereka, kedudukan mereka, eksistensi mereka, kecantikan mereka. saya hanya ingin mendapatkan Ridho-Nya di setiap langkah dan setiap hal yang saya lakukan.
Dan salah satu cara membuktikannya.. SAYA MULAI MEMAKAI JILBAB MULAI HARI INI.. Alhamdulilah...
ya saya sudah memakai jilbab, tidak ada lagi rambut pendek yang bisa saya uraikan, saya jepit atau saya kuncir agak terlihat cantik, begitu juga dengan leher, tangan dan bagian lainnya dari tubuh saya yang patut saya pamerkan lagi. Walaupun cara saya menutup aurat belum bisa dikatakan sesuai ajaran agama yang sebenarnya. Mudah-mudahan ini baru langkah awal saja, ke depannya saya mau dan akan terus memperbaiki diri saya untuk menjadi lebih baik lagi.
Tidak ada satu orangpun yang tahu niat saya untuk memakai jilbab hari ini termasuk orangtua, orang terdekat dan sahabat. sebelum tidur saya hanya berdoa "Ya Allah jika memang engkau meridhoi Aku untuk segera memakai jilbab, tolong bangunkanlah aku dikala Subuh". Yup, jam 3 saya terbangun begitu saja. sempat terlintas bahwa ini jawaban Allah, dan Allah meminta saya untuk shalat istikharah atau sejenisnya agar lebih memantapkan diri. tetapi karena kantuk yang luar biasa, saya tidur dan berdoa "Ya Allah, tolong bangunkan saya untuk shalat subuh dan agar cukup waktu memakai jilbab sebelum berangkat kerja". Yup, saya pun terbangun kembali pukul 05.30 WIB. Saya pun mengambil kesimpulan bahwa Allah memberikan saya jalan. menagapa harus saya tunda-tunda lagi.
Sembari berjalan menuju ke WC, sembari mandi, kemudian shalat dan bersiap-siap memakai pakaian kerja, otak saya selalu berpikir "Yani, apakah kamu sudah yakin? Apakah kamu sudah sanggup? Apakah kamu sedang bermimpi? Apakah kamu siap? bagaimana nanti tiba-tiba reaksi orang yang melihatmu? terutama atasanmu? Bagaimana kalau karena kamu berjilbab nanti kamu dipecat karena notabene Bos saya adalah non muslim? bagaimana jodohmu nanti? Bagaimana baju-bajumu kan belum lengkap? Jilbab mana yang mau dipakai di hari pertama? bagaimana jika benar kata orang-orang kalau berjilbab itu kamu susah diterima bekerja dimana-mana??????????????????? Buaaaannnnnyyyaaaaaaakkkkkk sekalii pertanyaan dipikiran saya tadi pagi dan tidak ada jawabannya sama sekali. tetapi entah mengapa sambil berpikir otak ini, tangan ini terus bergerak mencari jilbab, manset, dan perlengkapan lainnya yang akan dipakai untuk kerja. Sambil berpakaian, otak ini terus berpikir tetapi tangan juga terus bergerak satu demi satu merajut kain segi empat itu menjadi pantas di muka saya dan menjadi cantik ketika dipakai.
Dan tanpa sadar, penampilan saya sudah tertutup rapi dan menawan (menurut saya hhehehe).
Segera saya menyiapkan barang-barang lainnya yang akan dibawa. Dan tereeeeennnggg menujuu meja makan dimana papa saya sudah duduk manis duluan disana. Dengan malu-malu saya menuju kursi sambil berkata "Pa, mulai hari ini saya pakai jilbab ya??" tanyaku. "Iya gapapa, dipake terus ya, cantik kok pake jilbab".jawab papaku sambil tersenyum manis. Huaaahh leganya hati ini karena didukung keputusanku ini.
Dan aku pun pergi menuju kantor menggunakan motor. Sesampai dikantor, langkah saya pelankan, kepala ditundukkan, dan membuka pintu kantor. Sontak semua teman-teman kantorku bereaksi "Waaaaaaahhhhh Yaniiiii, sudah pakai jilbab sekarang, alhamdulilah, berkah ramadhan ya.." dan kami pun bersalam-salaman karena hari ini masih dalam suasana lebaran hari ke-5. begitupun ketika saya berjalan menuju tempat-tempat lainnya. Banyak sekali yang menyambut hangat dan memuji kecantikan saya yang baru saja memakai jilbab. Alhamdulilah. hari ini berjalan lancar dan suasana tampak terasa hangat dan menyenangkan. Mudah-mudahan tidak ada penyesalan setelahnya karena ini jalan yang sudah saya pilih.
Semoga tiap langkahku selalu dilindungi oleh Allah SWT dan diberikan kehidupan yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Aamiin Aamiin ya robbal alamin.
HARI INI, TANGGAL 12 AGUSTUS 2013. TELAH LAHIR SEORANG MUSLIMAH DENGAN JIWA YANG BARU........
*Ilustrasi: background padang pasir dimana sedang ada muslimah yang berdiri dan jilbabnya terurai karena ditiup angin sambil melihat kearah langit dengan mata berbinar-binar*
Bismillahirrohmanirrohimm. Kita mulai Babak baru.. *backsound Lagu InsyaAllah karya Maher Zein"
Sekian. Wassalam..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar