Kamis, 30 Juni 2011

Apa aja boleh deh


Guys, Waktu kita ga lama lagi loh.. (waktu apa nih??) ya waktu apa aja, waktu untuk mandi, waktu untuk nonton, waktu untuk seneng-seneng, waktu untuk belajar, waktu untuk sedih, waktu untuk beribadah, de el el deh.

So, apa yang mau dibahas yah?hehe

Jadi inget cerita tadi pagi, Aku sm April (temen kosan) lagi cerita-cerita seputar masalah pribadi kita, cowok, cita-cita, pendidikan, masalah di Indonesia, kehidupan masa depan bersama keluarga baru, kerudung, dan lain-lain jadi topic pembicaraan kita. Aku sama April tergolong deket dikosan, kita ga segan-segan buat share apapun yang terjadi sama kita. 

Pas banget Dia ke kamar aku, Aku nya lagi nonton FTV di salah satu stasiun TV yang mungkin akan jadi Televisi FTV di Indonesia,hehe. Judul FTV nya “Cewek cantik itu, Pacarku!”. Pemainnya ada si Kirana Larasati dan Rio Dewanto. Kita komentar ini itu deh tentang seputar dialog yang ada di FTV itu, jadi ada tiga lelaki, masing-masing namanya Munajat, Mukmin dan Mujib yang berperan sebagai anak dari Bu Sapto, Pengusaha di magelang. Si Kirana tadi berperan sebagai Mbak Mina, pembantu dirumah Bu Sapto.  Mbak Mina ini cantik, seksi, polos, dan ramah. Nah cowok-cowok tadi itu suka banget sama si Mbak Mina, sering curi-curi waktu buat bisa ketemu bahkan ngobrol sama Mbak Mina, sampe-sampe rela ninggalin kuliah. Mereka semua aktingnya pas banget, dapet banget karakternya. 

Munajat sebagai kakak pertama yang diperanin oleh Rio Dewanto, seorang cowok yang cool, pendiam, perfeksionis, dan dingin banget sama cewek (*favorit) awalnya sering bertingkah kasar sama Mbak Mina kl kerjanya ga bagus. Mukmin sebagai anak kedua, cowok yang suka gonta ganti cewek, playboy, pinter ngerayu, dan guanteng sih, suka banget gangguin Mbak Mina, tiap lagi nyuci baju, disamperin sama dia, suka nganterin Mbak Mina pulang, dan bela-belain cari alamat Mbak Mina sama satpamnya. Nah si Mujib ini sebagai adik bungsu dari Munajat dan Mukmin, perannya sebagai seorang cowok yang kalem, ga banyak tingkah, sopan, dan mengalah terus sama kakak-kakaknya, tapi suka juga sama Mbak Mina, tapi dia ga terlalu over banget kayak si Mukmin.

Setelah sekian waktu, sekian adegan, sekian peristiwa yang terjadi, diam-diam si Munajat ini suka juga sama Mbak Mina. Buktinya Dia nawarin Mbak Mina buat jadi sekretaris pribadinya, eh tapi sayang ditolak euy. Trus ada kesempatan lagi, Bu Sapto minta Munajat untuk ketemu kliennya, karena Bu Sapto ga bisa nemenin, dimintalah Mbak Mina untuk menggantikan nemenin. Pas dimobil, yang tadinya kaku-kaku gitu, eh malah jadi cair karena si Munajatnya pinter juga ngegombal ternyata (*meleleh deh,haha).

Sampelah pada adegan Si Munajat lagi main kerumah Mbak Mina. Di halaman belakang rumah, Mbak Mina ceritanya lagi bukain kulit kacang gitu. Nah datenglah si Munajat yang ceritanya mau ikut bantuin bukain kulit kacang juga yang ada di nampah nya Mbak Mina. Mbak Mina malu-malu gitu, nolak-nolak dibantuin eh mau juga dia dibantuin. Tiba-tiba, Munajat bilang gini: “Mina, Aku itu sebenernya disuruh Ibu untuk segera cari calon istri, tapi Aku belum nemuin calonnya, setelah sekian lama mencari, DISINILAH AKU HARUS BERHENTI, Kamu bersedia jadi istri Aku?”. Itu kalimat dari Munajat buat Mbak Mina, dengan tatapan yakin, ga banyak basa-basi, kerenm oke, de el el. Oaaaaaaa reflex Aku sama April langsung meleleh juga dibuatnya. Secara kita berdua itu, tipenya sama, karakter Munajat itu pas banget sama tipe kita (*angan-angan belaka,hehe). Jadi, Munajat itu diem tapi pasti, ga lama-lama, dan to the point aja kalo emang Dia suka sama Mbak Mina, dan yaaa mapan juga. Mbak Mina malu-malu kucing gitu deh, tapi akhirnya diterima pinangan si Munajat. Kata Mbak Mina “Aku punya alesan apa untuk nolak  Kamu”. So sweet deh pas ntn FTV nya.

Terjadilah perbincangan diantara kita berdua, yap keinginan kita sama, kita pengen dapet yang baik. Baik untuk di dunia dan di akhirat juga tentunya. Tapi ya itu, Pangeran Berkuda Putihnya masih sibuk jalan-jalan sama Kuda Putihnya di Kutub Selatan,haha. Ga muluk-muluk sih, kita berangan-angan yang terbaik buat kita, tapi pada kenyataannya, yang ada di dunia ini pasti ga pernah sesuai sama keinginan kita, karena emang ga pernah ada manusia yang sempurna itu. Setelah bahas tentang cowok, kita juga membenarkan ta’aruf, dan cara islam memang yang terbaik. Ya itu sih, lagi-lagi pendapat kita sama, kita siap ta’aruf untuk lelaki yang sebelumnya udah kita kenal terlebih dulu walau tanpa hubungan pacaran, dan ada ketakutan juga untuk ta’aruf dengan lelaki yang belum pernah kita kenal sebelumnya. Mengenai waktu, yang jelas kita belum tau, masih banyak yang harus dilewati di depan sana. 

April, Dia sekarang masih tahap tes di Bank BTN, semoga aja rejekinya dia disana, jadi pas lulus kuliah, ga sempet nganggur. Dan berencana pengen ngelanjutin S1 nya di Indo/ Luar. Trus Dia juga pengen ngelanjutin S2 lagi di luar, amin deh pril. Kisah cintanya sama kecengannya, Aku doain semoga ada jalannya ya pril, hehe. Anak-anak kosan lainnya, Ririn sekarang juga udah kerja sementara di kantor pajak gitu *kalo ga salah, Dia sama pacarnya udah jalan 2 tahun, semoga berjodoh ya Rin. Teh Leni masih setia jadi teller di BCA, dan masih setia juga mencintai a’Toge nya, insyaallah secepatnya bisa menikah ya. Teh Sari alhamdulilah katanya udah dapet kerjaan juga di Jakarta jadi wartawan di sebuah majalah, nanti rencananya awal Juli mau pindah ke Jakarta. Pacarnya TNI gitu kalo ga salah, apa polisi ya, semoga langgeng deh teh. Teh Euis agustus ini wisuda S2, maunya jadi Dosen aja dia, dan kalo ada rejeki mau ngelanjutin lagi ke S3, sukses deh teh. Dan juga Dia udah jalan 1,5 tahun sama pacarnya, targetnya tahun ini nikah, kalo pacarnya ga ngasih kepastian mau nikah apa nggak sampe akhir tahun ini, kata Teh Euis mau putus aja, dan cari yang lain yang siap nikah dlm waktu dekat,hoho. Satu penghuni lagi, yaitu Saya, Aku, Gw, Ane, Ambo, sekarang masih proses nyelesain skripsi, insyaAllah  secepetnya lulus, amin Ya Allah. Setelah lulus, baru rencananya mau cari kerja sambil nunggu di-wisuda. Dan pasangannya masih jalan-jalan keliling dunia,hehehe.

Teh Sari awal Juli pindah kosan, Ririn katanya kalo habis lulus ga akan ngekos lagi, tapi tinggal dirumahnya di Cimahi, April agustus ini habis jatah ngekosnya, tapi mungkin masih nyambung beberapa bulan, apalagi kalo keterima kerja, tambah lama lagi dia dikosan ini, The Euis juga agustus ini habis, katanya sih mau nyambung lagi, The Leni sebagai penghuni kosan terlama, hampir 6 tahun, mungkin menetap dikosan sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Aku sampe akhir September. Setelah itu, gatau deh gimana nasibnya, masih dilama antara langsung pulang ke kampung halaman atau menetap dulu. T.T

Nah terus ya, kita berdua juga masih ada ketakutan dengan sesuatu. Yang menyangkut batin, lebainya. Mari berdoa aja ya pril, kali-kali aja ada mukjizat dan hidayah,hehe. Secepetnya insyaAllah J
Ga berasa kita dah mau pisah aja, udah mau menghadapi kehidupan yang sebenernya.
Let’s face it, Girls!

Aku suka bareng-bareng sama mereka, banyak cerita yang aneh, konyol, ga bisa dilupain, ada sedih, ada keselnya juga, dan banyak kebahagiaan tentunya. Mereka mewarnai akhir-akhir waktuku belakangan ini, dan itu sangat berharga. Ga peduli, mau sesedih apapun karena teman kampus yang nyebelin, atau temen lainnya yang nyebelin juga, pas ketemu mereka, ya berasa ada saudara yang menenangkan, dan udah kayak dirumah sendiri aja.

Sayang kalian, Guys :D

Minggu, 19 Juni 2011

Setetes Parfum Yang Kau Usapkan Ke Tubuhmu...




Parfum dan wanita merupakan bagian yang tak terpisahkan. Saking pentingnya banyak kaum hawa yang tak percaya diri bila tidak memakai benda ini. Sekejap saja kita keluar rumah dijalan, di pasar, di tempat keramaian maka akan dengan mudah hidung kita mencium bau yang semerbak dari wewangian parfum. Berbagai macam merek parfum dijual dari harga di bawah sepuluh ribu rupiah sampai ratusan ribu bahkan ada yang mencapai jutaan.Y ang menjadi masalah bukannya merek atau harganya. 

Sebenarnya boleh nggak sih seorang wanita muslimah keluar dengan memakai parfum?walaupun hanya setetes saja?

Wajib bagi setiap muslimah mengetahui tentang masalah ini agar nantinya bermanfaat bagi diri kita, apakah yang kita lakukan sudah sesuai dengan garis syariat agama kita , sayang kan kalau ternyata hal ini kita anggap enteng (disepelekan)ternyata merupakan suatu kesalahan besar setelah di tinjau dari kacamata islam sehingga anggapan semacam ….ah itukan hanya setetes saja apa salahnya??, atau hanya parfum ini …tidak akan kita dengar lagi ……lalu bagaimana sebenarnya islam memandang masalah wanita yang keluar rumah dengan memakai parfum ??? 

Ada baiknya kita simak penjelasan berikut ini.
  1. Nabi Shalallahu alaihi wassalam bersabda:”Siapa saja perempuan yang memakai harum-haruman (parfum) maka janganlah ia menghadiri shalat isya (dimasjid) bersama kami” {Shahih riwayat Imam Ahmad,Muslim, Abu Dawud, dan Nasa’i dari jalan Abu Hurairah, juga lihat kitab Ash-shahihah hadits no.1094)
  2. Dari Abu hurairah : “Bahwa seorang wanita berpapasan dengannya dan bau wewangian (parfum) menerpanya.Maka Abu Hurairah berkata:”Wahai hamba Allah! apakah kamu hendak kemasjid?”ia menjawab:”Ya!” Abu Hurairah kemudian berkata lagi:”Pulanglah saja, lalu mandilah! karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda:”Jika seorang wanita keluar menuju masjid sedangkan bau wewangiannya menghembus maka Allah tidak menerima shalatnya, sehingga ia pulang lagi menuju rumahnya lalu mandi (baru kemudian shalat kemasjid” {Hadits shahih, dikeluarkan oleh Al-baihaqi (III/133 dan 246) lihat silsilah Hadits Shahihah Syaikh Albani 3/1031)
  3. Nabi shalallahu alaihi wassalam bersabda:”Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi kemudian keluar ke masjid niscaya tidak diterima shalatnya sehingga ia mandi dahulu (membersihkan dirinya dari wangi-wangian tersebut) ” {Shahih riwayatb Ibnu Majah dari jalan Abu Hurairah}
Hadits  pertama menjelaskan haramnya seorang wanita keluar ke masjid untuk menghadiri shalat isya dengan memakai wewangian.Disebutnya shalat isya disini tidak berarti menghadiri shalat-shalat lainnya diperbolehkan.Tentu saja tidak!!karena pada hadits kedua dan ketiganya menunjukkan keumuman seluruh macam shalat baik shalat fardhu maupun sunnah (seperti shalat tarawih dan shalat hari raya). Disebut shalat isya pada hadits no. 1 karena fitnahnya lebih besar.Kita lihat penjelasan Ibnul Malik mengenai hal ini :”shalat isya itu dikerjakan pada waktu malam hari, dimana kondisi jalanan pada waktu itu sepi dan gelap, sedangkan bau harum itu dapat membangkitkan birahi laki-laki, sehingga kaum wanita tidak bisa aman dari fitnah pada saat-saat seperti itu.Berbeda dengan waktu lainnya seperti Shubuh dan Magrib yang agak terang. Sudah jelas bahwa memakai wewangian itu menghalangi seorang wanita untuk mendatangi masjid secara mutlak”(Jilbab Wanita Muslimah:143-144)’

Apakah benar hanya ke masjid saja yang dilarang??? kalau begitu keluar rumah asalkan kita nggak ke masjid sah-sah saja kita memakai minyak wangi.Pembahasan ini belum lah selesai. Penulis menemukan satu hadits lagi yang patut kita camkan baik-baik karena apabila kita meremehkan bahaya sekali akibatnya .Ingin tahu lebih detail lagi???
Hadits ini diriwayatkan dari jalan Abu Musa Al-Asyari Radhiyallahu anhu dia menceritakan bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi wassalam telah bersabda:
“Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi, kemudian ia keluar lalu ia melewati suatu kaum (orang banyak) supaya mereka mendapati (mencium )baunya , maka dia itu adalah perempuan zina /tuna susila”(Hadits ini hasan shahih diriwayatkan Imam Ahmad(4/414),Abu Dawud(4173),Tirmidzi(2786),An-Nasa’i(8/153)).
Jadi bagi siapa saja wanita muslimah yang memakai parfum ketika keluar rumah akan terkena ancaman ini. Alasan pelarangannya sudah jelas yaitu bahwa hal itu dapat membangkitkan syahwat kaum laki-laki.Al-Alamah Al-Mubarakafuri Rahimahullah menjelaskan hadits diatas dengan mengatakan:
“Yang demikian itu disebut berzina karena wangi-wangian yang dikenakan wanita dapat membangkitkan syahwat laki-laki dan menarik perhatian mereka. Laki-laki yang melihatnya berarti telah berzina dengan mata dan dengan demikian wanita itu telah melakukan perbuatan dosa “(30 larangan Wanita 30-31).
begitu pula dengan Syaikh Albani beliaupun menyampaikan penjelasan hadits diatas (hadits 1,2,3 dan yang terakhir ) dengan berkata:
“Jika hal itu (memakai wewangian ) saja diharamkan bagi wanita yang hendak keluar masjid, lalu apa hukumnya bagi yang hendak menuju pasar, atau tempat keramaian lainnya??tidak diragukan lagi bahwa hal ini jauh lebih haram dan lebih besar dosanya.AlHaitsami dalam kitabnya Az-Zawajir (2/37) menyebutkan bahwa keluarnya seorang wanita dari rumahnya dengan memakai harum-haruman dan berhias adalah termasuk perbuatan dosa besar, meskipun suaminya mengijinkannya.(Jilbab Wanita muslimah 143).
Mungkin akan timbul pertanyaan dalam benak kita, kalau memakai parfum haram hukumnya (ketika keluar rumah) lalu bagaimana mengatasi bau badan kita???tentunya kita akan malu dan tidak percaya diri berdekatan dengan teman-teman di kampus, sekolah, rumah sakit dan sebagainya.Bagaimana ini???ukhti-ukhti jangan khawatir sekarang ini banyak produk yang dijual dipasaran untuk mengatasi masalah tersebut.Dari yang berbentuk bubuk sampai cairpun dijual bebas.Pilihlah yang tidak memakai wewangian (fragarance free),apalagi kalau ukhti rajin minum jamu maka tidaklah sulit untuk mengatasi masalah “bau badan ini” dengan rajin mandi, minum jamu dan memakai produk khusus untuk mengatasi “bau badan” maka insya Allah kita akan terhindar dari bau yang tidak menyenangkan itu.Sehingga kita tidak akan bergantung lagi dengan parfum , bila ukhti dirumah maka islam tidak melarang seorang wanita muslimah memakainya, kita bebas memakainya asalkan kita yakin parfum itu tidak akan tercium oleh laki-laki yang bukan mahram kita.jadi kita nggak mau kan terjerumus dalam kesalahan fatal (dosa) hanya gara-gara dari setetes parfum yang kita pakai ketika keluar rumah.

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita , sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. aamiin.

(Source: jilbab.or.id)

Selasa, 14 Juni 2011

Kehidupan Kita

Guys, kalian udah tau mau ngapain setelah kuliah? Mau ngelanjutin kuliah lagi kah, mau kerja, berwirausaha atau mungkin langsung menikah? Lantas, apa yang ada dipikiran kalian sekarang?

Persaingan semakin ketat, semakin banyak lulusan perguruan tinggi di Indonesia ini yang menelurkan ribuan calon generasi penerus bangsa. Lalu apakah kita termasuk ke dalam salah satu generasi penerus bangsa itu? Apa kontribusi yang bisa kita berikan? Atau sudah terpikirkan kah oleh kita semua kontribusi apa yang bisa kita berikan?

Secara pribadi, Saya belum bisa mengkonkritkan bentuk kontribusi Saya sekarang ini. Masih sebatas kontribusi kecil yang bisa Saya berikan. Lalu apakah bisa kita mencapai pada satu titik dimana kontribusi kita di dunia ini bisa dirasakan oleh orang banyak? Jawabannya Bisa. Bisa ketika kita berusaha dengan keras dan sungguh-sungguh.

Kontribusi itu sendiri sebenarnya bukanlah sesuatu yang wajib, karena kontribusi itu datang dari hati kita sendiri, datang dari kemauan kita untuk memberikan yang terbaik kepada orang lain, datang dari semangat kita. Paling tidak, ketika kita sudah mempunyai “sesuatu”, maka batin kita pun akan terpanggil untuk segera ber-kontribusi. Misalkan, dalam hal lingkungan adalah Pak Sariban yang sudah memberikan kontribusinya bagi masyarakat dan Pemerintah. Sehari-harinya Pak Sariban adalah orang biasa yang mencintai lingkungan bersih. Salah satu bentuk kontribusinya bagi Kota Bandung adalah menjadi relawan untuk membersihkan  sampah-sampah di pinggiran jalan dan mencabut paku-paku yang ada di pohon-pohon. Tanpa diminta, kontribusi Pak Sariban datang dari hatinya sendiri atas kecintaannya kepada lingkungan. Adalah seorang Guru yang sudah berkontribusi untuk mencerdaskan anak bangsa, karena mereka sadar dari mereka lah, anak negeri ini bisa menjadi sepintar seperti sekarang ini. Tidak lain karena kesadaran mereka di bidang dunia pendidikan. 

Begitupun dengan kita, tidak ada yang memaksa kita untuk berkontribusi di bidang apapun. Semuanya datang dari diri kita sendiri. Ketika kita bekerja di sebuah Perusahaan. Awalnya karena niat untuk mencari penghasilan, tetapi sadarkah itu adalah salah satu bentuk kontribusi kita. Kita bekerja di sebuah sekolah, berarti secara tidak langsung kita telah berkontribusi untuk mencerdaskan anak bangsa. Kita bekerja di perusahaan televisi, itu adalah salah satu bentuk kontribusi kita memberikan informasi kepada pemirsa melalui tayangan-tayangan yang disiarkan.
Semua hal-hal besar maupun hal-hal kecil yang kita lakukan, adalah merupakan bentuk kontribusi kita terhadap sesuatu di dunia ini.

Lalu apa bentuk kontribusi kita terhadap Sang Pencipta?
Jawabannya adalah mengerjakan segala sesuatu di dunia dengan niat yang baik, jalan yang baik, tujuan yang baik serta hasil yang baik. Ya, itu adalah kontribusi kita. Ketika menjadi seorang Guru, niat kita haruslah baik, apapun yang Saya ajarkan kepada murid-murid Saya tidak lain karena Saya ingin berbagi ilmu dan pengalaman, Saya mengajari mereka bagaimana cara solat yang benar, bagaimana membaca, menulis dan menggambar, tidak lain agar mereka kelak menjadi orang-orang yang berguna bagi bangsa dan Negara ini. Berawal dari niat, jalan, tujuan dan hasil yang baik itu, InsyaAllah dengan segala kuasa yang dimiliki-Nya, Guru tadi akan mendapatkan kebahagiaan, ketenangan hati, pahala, rezeki, dan kebaikan pula oleh Sang Pencipta.

Segala sesuatu yang kita lakukan di dunia ini tidak lain adalah demi mendapatkan ridho dan berkah dari Allah SWT.

Tetapi, mengapa banyak sekali manusia jaman sekarang yang melakukan berbagai hal hanya untuk kesenangan di dunia saja, tidak terpikirkan kah kelak akan dipertanggungjawabkan di akhirat? Mungkin teringat, tetapi kemudian lupa seiring dengan kenikmatan di dunia yang bisa dirasakan langsung nikmatnya. Tapi sampai kapan kenikmatan di dunia ini bisa bertahan? Ya mungkin jawabannya adalah sampai sebelum kiamat. Sampai sebelum didatangkan sakit oleh Allah, sampai sebelum dimiskinkan oleh Allah, sampai sebelum dimatikan oleh Allah. MasyaAllah..

Banyak sekali urusan di dunia ini yang bisa menjebak kita kedalam kemurkaan Allah dan banyak juga yang bisa menuntuk kita kepada keridhoan Allah. Tergantung kita saja yang ingin ikut golongan yang mana. Orang-orang yang memilih terjebak ke dalam kenikmatan dunia, kufur nikmat, dll bisa kita tebak, nantinya mereka akan kemana saat di akhirat. Orang-orang yang menjalankan kehidupannya sesuai dengan perintah Allah, sudah terbaca akan kemana saat di akhirat. Tapi orang-orang yang masih setengah-setengah? Bagaimana nasibnya? Sesungguhnya hanya Allah yang tahu bagaimana nasib mereka kelak. Kita sebagai manusia hanya bisa memprediksi.

Ada satu kisah lawas, dimana orang tersebut selama di dunia sering melakukan kejahatan selama di dunia. Suatu ketika, saat hendak berjalan, dia melihat seekor anjing dipinggir jalan yang nyaris ditabrak oleh kendaraan. Seperti yang kita tahu, dalam Islam anjing adalah salah satu binatang yang diharamkan. Karena ketulusan hati orang tadi menolong Anjing itu, saat di akhirat, orang tersebut diselamatkan dari siksaan neraka karena kebaikan hatinya yang tulus ikhlas menolong Anjing tadi. Subhanallah, kita tidak tahu apa rencana Allah.

Lalu apa rencana rekan-rekan sekalian untuk ke akhirat nanti? Sudah sejauh mana?

Saat sehat, kita seringkali lupa untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat. Kita menghabiskan waktu untuk bersenang-senang, untuk membicarakan orang lain, untuk datang ke tempat-tempat maksiat, untuk melihat hal-hal maksiat, kita mati-matian mengejar nikmat dunia ini. Tetapi saat kita sakit, tak ada satu pun yang bisa kita lakukan selain hanya menyesali kelakuan kita selagi sehat dan memohon meminta kesembuhan pada Allah. 

Saat luang, kita seringkali lupa untuk melakukan kebaikan-kebaikan, kita lebih memilih bersenang-senang. Tetapi saat luang itu lenyap, saat mendekati kematian kita menyesali mengapa saat luang itu tidak kita gunakan untuk melakukan hal-hal yang baik, untuk beribadah kepada Allah.

Lalu bagaimana caranya agar kita di dunia ini dapat melakukan kebaikan di jalan Allah setiap saat?

Saya pun bingung dibuatnya. Sebenarnya kita sudah diberikan pondasi dari kecil yaitu dengan belajar mengaji dan belajar budi pekerti dan ilmu agama lainnya. Tapi apakah sanggup kita tetap konsisten di jalan itu hingga akhir hayat kita? Jawabannya adalah kita harus sanggup. Manusia harus berusaha.

Lalu usaha apa yang harus kita lakukan? Subhanaallah……
Banyak sekali yang kita lalaikan bukan selama ini??

Tetapi bagaimana dengan nasib orang yang masih takut kalah di dunia? Takut kalau-kalau tidak mendapat pekerjaan, takut kalau dianggap tidak gaul, takut kalau dijauhi karena pilihannya? Sebenarnya tidak ada yang perlu kita takutkan bukan?? Tetapi bagaimana agar rasa takut itu hilang??

Melalui beberapa perbincangan dengan teman-teman perempuan, beberapa diantaranya masih takut menggunakan jilbab karena persaingan di dunia pekerjaan yang sangat ketat. Banyak kejadian, seorang muslimah ditolak bekerja karena dirinya menggunakan jilbab. Tantangan hidup yang harus dihadapi, karena zaman sekarang ini, yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin. Yang tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, akan tertinggal. Itulah Seleksi Alam. Selain itu, kebutuhan hidup yang amat tinggi juga merupakan factor penyebab persaingan di dunia pekerjaan amat tinggi. Apalagi di Indonesia, banyak perusahaan-perusahaan yang berkiblat ke dunia barat, mereka melakukan seleksi penerimaan pegawai kepada mereka yang berparas cantik, menawan, kepada mereka yang fisiknya rupawan, kepada mereka yang kaya. Lalu bagaimana nasib mereka yang berparas biasa saja, yang fisinya biasa saja dan mereka yang miskin? Seringkali mereka itu masuk ke bagian-bagian yang terbelakang. Kalaupun diterima, mereka jarang menempati posisi yang bagus.

Lalu harus bagaimana?

Ketakutan di dunia yang amat tinggi dapat mengalahkan ketakutan kita pada siksaan Allah di akhirat. MasyaAllah…

Lalu salahkah bila kita memiliki ketakutan yang amat tinggi itu? Bagaimana mengubah mindset kita?

Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan itu...*jawabannya mungkin: Beriman dan Bertaqwa lah kepada Allah SWT... bener ga yah? :P

Ya Allah, bimbinglah kami hamba-hamba-Mu yang masih berada dalam zona ketakutan itu..
Berikanlah kami ketenangan hati dalam menjalani setiap kegiatan di dunia ini..
Tuntunlah kami agar selalu berada dalam jalan kebenaran..
Siramlah kami dengan kasih sayang-Mu, keridhoan-Mu, dan hidayah-Mu..

Amin ya robbal alamin :)




Rabu, 08 Juni 2011

Yang Kekal Hanya KELUARGA SAJA...

Hmmmm... beberapa hari ini lagi riweuh, lagi puyeng, lagi tertohok-tohok oleh sesuatu dan lain hal...
semua orang sibuk, semua orang sombong, semua orang egois, semua orang aneh *kasat mata*

Pergi ya silahkan pergi aja..
mau teteup, ya teteup wehh
kumaha maneh we lah intina mah.. :P

Tapi ya itu, hubungan dengan manusia itu, apalagi orang lain tidak ada yang kekal.. hanya keluarga yang selalu ada saat suka maupun duka.. Mereka yang selalu siap jadi kotak sampah, dan mereka yang selalu siap mendampingi dalam situasi apapun...

Sahabat juga terkadang ga kekal, apalagi cuma seorang teman.. Di awal, terasa indah persahabatan dan pertemanan itu, seiring berjalannya waktu semakin rapuh.. Udah sering banget dipupuk dengan kesetiaan, kebahagiaan, kebaikan, keihklasan, dan ke-ke-ke lainnya.. Tapi tetap saja tidak ada yang bisa mengalahkan PUPUK KELUARGA...

Beberapa hari ini, disibukkan dengan urusan skripsi, hampir tiap hari bolak balik nangor. Capek ya pasti iya, disamping itu, pikiran juga ikut terkuras. Ya entah sih apakah ada yang salah dalam diri Saya ini. Tetapi selama ini sudah mencoba memberikan yang terbaik kepada para sahabat-sahabat dan teman-teman itu. Saat senang, semuanya ada. Saat sedih, satu per satu ilang di telan bumi.

Sekarang mah, harus lebih fokus sama skripsi ajalah. No matter what they say, I just wanna be myself..
Kalau mau hubungan yang baik, ya monggo...
Kalau mau jauh-jauhan ya silahkan...
udah Hukum Alam, ada yang datang ada yang pergi, ada yang hidup ada yang mati..
Sama halnya dengan persahabatan dan pertemanan..

Lagi keadaan genting gini, tiba-tiba kakak perempuan saya mengirim sms, yang isinya: 
 " Adek, jangan lalaikan waktu. Biasakan menjadikan waktu sangat berharga. Jadi kamu hanya melakukan hal-hal yang penting dan prioritas. Kalau waktu kamu banyak terbuang, menyesalnya nanti saat sudah lewat masanya. Waktu satu menit pun tidak bisa kembali lagi. Karena takut kehilangan waktu itulah, Aku bersemangat terus. Dan kalau kamu sudah dewasa, dalam penyelesaian masalah, mau nggak mau harus kita sendiri yang menyelesaikannya. Karena orang lain itu hanya sebagai pendengar, dan jarang saran/bantuan yang diberikan sepenuhnya benar. Kalau punya masalah, cuma Allah SWT yang paling baik memberikan jawaban. Andaikata butuh manusia untuk membantu, hanya keluarga dan orang terdekat yang ikhlas dan sayang sama kita".

T.T      T.T      T.T       T.T

Hello My Beloved Sister, kok tiba-tiba smsnya kayak gitu ya? setelah hampir seminggu lebih nggak komunikasi. Seolah-olah Dia tahu apa yang sedang terjadi. Dan thats it.. Saran dan masukan seperti ini sangat membantu disaat situasi dan kondisi sedang ga menentu kayak sekarang.. sedang krisis kepercayaan, keyakinan, dan harapan...

Dulu, banyak sekali buku diary yang habis dipakai untuk menulis cerita harian. Yap, karena dulu itu, saya sangat tertutup sekali dan mencoba menyimpan semuanya rapat-rapat, hanya saya dan diary yang tahu. Karena sekarang kondisinya berbeda, saya sedang jauh dari keluarga, maka Blog ini bisa jadi sahabat yang baik juga. Walaupun Blog ini ga hidup seperti manusia, tapi paling ga, lebih baik dari yang wujudnya manusia itu.

Sekali lagi,,,, Yang kekal hanyalah KELUARGA 

Marilah kita sekarang selalu positif thinking saja dengan semua masalah yang datang
Dekatkan diri kepada Allah SWT
Dan jangan merendahkan diri lagi di depan orang yang sudah melukai hati kita
Jangan memaksakan kehendak
Berusaha melakukan hal-hal yang baik saja dengan orang-orang di sekitar kita

No matter what they say, I just wanna be myself...















Tembok Hati

Assalamualaikum….. ^_^
Hai Guys, kalian pernah ga sih ngerasain yang namanya kesel sampe ubun-ubun? Pernah pasti ya.. Sebenernya apa sih penyebabnya? Apakah karena kita yang tidak pintar mengontrol emosi atau orang lain itu yang sudah kelewatan? Jawabannya ya tergantung sih..

Kalo aku lagi kesel sama orang sampe ubun-ubun biasanya karena:
1.  - Ga bisa melampiaskan amarah
2.  - Ga enak mau nunjukkin ke orang itu kalau kita itu lagi kesel
3.  - Takut salah ngomong
4.  - Lawan bicara kita selalumengelak dari kesalahannya
5.  - Lawan bicara kita selalu nunjukkin “muka tambengnya” pas kita lagi ngomong
6.  - Lawan bicara sudah melakukan sesuatu yang menginjak-injak harga diri atau terlalu menghina atau terlalu sombong atau terlalu berkelit.

Ya itu beberapa alesan kenapa aku kesel sama orang. Kalo kalian gimana? Kayak gitu juga ga? Jadi sebenernya kesel itu gapapa kan? 

Kalo menurut aku sih, kesel itu gapapa. Malah wajar sekali. Karena manusia itu tidak ada yang sempurna. Kyai kondang pun bisa kesel sama orang. Presiden pun bisa kesel sama orang. Polisi pun bisa kesel sama orang, bahkan pengemis pun bisa kesel sama orang. Yap, bukan karena kita itu siapa, tetapi kesel itu sudah merupakan sifat dasar manusia di dunia ini. Cuma, kesel itu ada batasnya. Ada yang bisa disimpen sendiri aja, ada yang diceritain ke temen-temennya, bahkan saking keselnya ada yang sampe pukul-pukulan. Nah, kejadian yang seperti itu tuh yang ga baik. Karena sesama umat manusia kita harus saling menghormati satu sama lain dan saling menjaga perasaan. Dengan kita memukul orang lain, kita bisa saja telah melukai hati orang itu.

            Dan balik lagi ke sifat dasar manusia, kesel itu diperbolehkan, asal kita tahu bagaimana cara mengekspresikan kekeselan kita itu. Alangkah baiknya kalau masalah yang membuat kesel itu jika menyangkut 2 orang atau lebih, sebaiknya dimusyawarahkan dan diambil jalan keluar yang baik pula biar keadaan menjadi hangat lagi. Jangan sampai kekesalan itu kita lampiaskan dengan cara membabi buta tanpa berpikir jernih dan tidak memikirkan dampak apa yang akan diakibatkan.

            Kalo Aku, termasuk salah satu orang yang cepet kesel sih. Karena kadang ada suatu situasi dimana kita telah berusaha menampilkan yang terbaik, tetapi malah ditanggapi dengan tindakan atau tanggapan yang kurang menyenangkan. Jadinya menyebabkan ketidakseimbangan hubungan tuh. Tapi keselnya Aku itu, terkadang cuma bisa disimpen sendiri di otak dan bisa juga diceritakan ke orang terdekat supaya hati tidak terlalu “panas”. Sekarang ini, Aku lagi kesel sama beberapa orang dan beberapa keadaan juga. Positif thinking aja kuncinya guys…

            Banyak macem-macemnya kesel itu, Mulai dari kesel karena bangun kesiangan, kesel karena ketinggalan bus, kesel karena ditinggal pacar, kesel karena ga dikasih uang jajan sama orangtua, kesel karena tiba-tiba kendaraan mogok di tengah jalan, kesel karena diserempet kendaraan lain, kesel karena keinjek tai, kesel karena kepanasan, kesel karena kelamaan ngantri. Banyak deh..

            Sayangnya jarang ya kita kesel karena sudah terlalu banyak rezeki dan kenikmatan yang udah dikasih oleh Sang Pencipta ke kita…… 

           Ya karena itu sudah merupakan limpahan kasih sayang dari Allah, kita wajib mensyukurinya saja..

Guys, Ada saran nih buat kalian yang sering kesel, yaitu:
1.  - Banyak –banyak ngucap saat mengalami kejadian-kejadian yang bikin kesel
2.  - Selalu berpikir positif aja kenapa “sesuatu” itu membuat kita kesel
3.  - Cuek aja, jangan hiraukan hal-hal yang bikin kita kesel itu
4.  - Introspeksi diri, kali aja ada alasan kenapa orang itu bikin kesel kita, mungkin sebelumnya ada dari diri kita yang buat dia kesel
5.  - Tanyakan dan selesaikan baik-baik dgn orang yang udah bikin kita kesel itu
6.  - Senyum aja. Makin banyak senyum saat menghadapi kekeselan, bisa bikin hati kita tenang. Dan bisa juga Gila! Haha
7.  - Berdoa kepada Sang Pencipta, semoga sesuatu yang udah bikin kita kesel itu bisa membuat diri kita menjadi lebih baik, kalo yang bikin kesel itu seseorang, berdoa aja semoga orang itu diberikan peringatan oleh Sang Pencipta supaya jadi lebih baik lagi
8.  - Banyak-banyak ibadah Guys, misalnya Shalat, baca Alquran, dzikir, dan lain-lain. Karena dengan melakukan hal-hal itu, sudah terbukti bisa mengobati segala penyakit hati yang ada di dunia ini
9.  - Dan terakhir, Banyak-banyak meminta kepada Sang Pencipta supaya kita dikasih “Stok Extra Sabar” yang banyak

Gimana guys? Mantep-mantep ya saran yang aku kasih?...hehe

Jadi sekali lagi, kesel itu tidak haram,  asal kita bisa mengontrol diri aja supaya tidak terjebak ke dalam suasana yang “lebih panas”…

Kita doa bareng-bareng Yuuukk… 

Ya  Allah..
Hindarkanlah hamba-Mu ini dari segala macam penyakit hati..
Berikanlah kesabaran atas semua kejadian yang menimpa Hamba..
Izinkanlah Hamba untuk selalu meminta kepada-Mu atas kebaikan
Lindungilah hati hamba dari segala hal-hal negatif yang datang
Kuatkanlah hamba untuk terus menggapai ridho-Mu
Dan semoga hamba termasuk salah satu orang yang selalu EngKau Ridhoi dimanapun kaki dan hati ini melangkah…
Amin ya robbal alamin..

Sekian, Wassalam.. 

Si Berry yang malang….


Bandung, 5 Juni 2011

Hari ini konyol. Kenapa? Ya, karena hari ini konyol. Masih penasaran juga kenapa? Ya, karena konyol aja,hehe..

Jadi ceritanya, uang Saya itu udah masuk ke golongan kritis. Bukan karena akhir bulan atau apa. Tapi karena hilang entah kemana. Semenjak Saya pulang lagi ke Bandung kemarin, sebenarnya orangtua Saya sudah membekali Saya uang untuk beberapa waktu di Bandung, jumlahnya baru seperempat dari uang jajan per bulan. Selain itu, uang tambahan yang diberi Kakak Saya juga sudah lebih dari cukup untuk melanjutkan hidup Saya sampai beberapa hari setelah Saya menulis cerita ini. Tapi entah kemana kayaknya ga kerasa aja uangnya udah dipake buat beli atau makan apa. Ga ada barang yang dibeli, tapi ya itu uangnya habis untuk beli pulsa, makan sehari-hari, serta habis untuk membeli stok cemilan dikamar :P. Nonton atau jalan-jalan ke Mall pun belum pernah semenjak pulang lagi ke Bandung. 
 Yap, mungkin itulah bukti kalau Saya itu belum terlalu bisa mengontrol pengeluaran Saya. Tapi alhamdulilahnya, walaupun sudah di penghujung bulan, selalu masih ada persediaan.

Jadi, tadinya Saya kira uang Saya itu masih ada, soalnya Saya itu orangnya suka narok uang dimana aja, ya di tas lah, di saku celana, kantong baju atau jaket. Saya inget uang itu masih ada. Ternyata uang yang tadi Saya kira masih ada, udah ga ada lagi dimana-mana di setiap sudut ruangan dikamar kosan. Alhasil, sembari mencari uang itu, Saya juga merapikan kamar. Tetep ga ketemu. Dari pencarian yang lumayan memakan tenaga dan pikiran itu, Saya cuma nemuin uang Rp 3000,- . Bayangin dong, bisa dapet apa uang Rp3000 untuk makan siang? Hahahaha. 

Selain itu, pulsa juga ludes. Karena tingkat kebutuhan pulsa yang amat tinggi. Saya turun ke kamar Ririn, untuk minta uang Rp 3000 Saya yang belum dikembalikan sama Dia. Tadinya sih mau diikhlasin, tapi karena butuh, Rp 3000 pun sangat berharga sekali. Ujug-ujug, langsung keluar dan beli pulsa yang Rp 5000, hehehe. Teh Leni yang di kamar bawah juga baik banget, nawarin makan dan minjemin duit. Tapi apa daya, Gengsi Saya lebih gede. Ga mau banget pokoknya minjem2 uang orang kayak gitu selagi masih bisa bernapas, Ceilee..

Sebenernya masih ada uang simpenan di tabungan. Tapi Sayaaaaaannnngg kalo tabungannya dibongkar.. Bukan masalah ga mau beli tabungannya lagi, tapi ini masalah Ke-Konsistenan untuk menabung. Bisa-bisa pemakaian uangnya ga terkontrol juga karena melihat lubang tabungan yang terbuka lebar untuk diambilin uangnya. Itu godaan besar, Bung!

Tik Tok Tik Tok Tik Tok….. !

Laper juga ya, selain itu, sore hari nya juga udah janji dengan seorang sahabat untuk nginep dirumahnya karena orangtuanya sedang pergi. Sebenernya kalo dalam keadaan kepepet gini, bisa aja kan ya batalin aja nginepnya, jadi ga keluar uang buat ongkos, jajan, dan lain-lain. Tapi ini juga masalah Janji, Bung. Sehari sebelumnya Saya bilang iya, tapi tiba-tiba karena uang yang tiba-tiba lenyap itu juga, masa Saya besoknya bilang nggak bisa dengan alasan yang mungkin Dia ga percaya.  Who knows?

Tapi karena ini masalah Janji, Bung! Harus Saya tepatin. Keputusan yang sangat berat sekali.. 

Lamaaaaa sekaaalliiiii Saya berpikir keputusan seperti apa baiknya untuk mengatasi semua masalah ini??

Triiinnggg Triiinnngg Triinnggg… (Seperti tongkat Ibu Peri yang dilambaikan lalu muncullah secercah cahaya dan kilauan-kilauan emas)

Tiba-tiba… Nampak dari sudut kamar sebelah kiri, ada cahaya yang bersinar disana, seolah-olah sudut kamar sebelah kiri itu sedang didatangi oleh seorang Malaikat bercahaya putih nan berkemilau. Saya penasaran, lalu kemudian Perlahan Saya pun bergerak dari kasur Saya menuju cahaya putih itu.

Woooowwww sebuah Strawberry Raksasaaaaaaa…….!!!

Seketika setan-setan langsung merasuki tubuh Saya dan segera Saya mengambil Strawberry Raksasa itu dan meletakkannya di karpet di depan kamar. Saya diamkan terlebih dahulu sambil menunggu Malaikat baik datang untuk memerangi setan-setan tersebut. Tapi apa daya, nampaknya Malaikat sudah takut duluan dengan setannya sebelum berperang. 

Ku lari ke lantai bawah, kuambil sebuah Palu yang sedikit terlihat usang. (serasa di AADC aja). Gagangnya berwarna coklat keemasan dan sudah agak sedikit berkarat di bagian besi nya. Lalu Saya pun tergopoh-gopoh berjalan cepat menuju ke tempat Strawberry Raksasa tadi diletakkan.

Dengan penuh keyakinan, Saya memukul bagian dari Strawberry Raksasa itu dengan pelan. Tetapi Sang Setan terus memaksa Saya untuk memukulnya lebih keras lagi.

“Ayo pukul lebih keras!!” Sorak Setan.
“Tak Tak Tak!” Begitulah kira-kira suara Strawberry Raksasa itu saat dipukul.

Beginilah keadaan Strawberry Raksasa setelah dipukul…
 

 Miris, Sedih, Kasihan.. Semuanya bercampur aduk, Tapi ada perasaan lega setelah itu.. Karena bisa melanjutkan hidup dengan normal lagi,hehehe..

Saya rapikan lagi serpihan-serpihan yang ada di lantai dan sekitarnya, Saya ambil beberapa lembar saja dari dalam Strawberry Raksasa itu.

Taapiiiiiii..
ada penyesalan setelah itu.. T.T
Melihat cuaca yang sepertinya akan segera turun hujan, Saya mengangkat beberapa pakaian yang dijemur. Saat melipat salah satu celana, Saya rogoh kantongnya, Daaaannnnn… Uang yang tadi Saya cari-cari, ternyataaa ada dikantong ituuuu… Oh Tuhaaann, kenapa tak terpikirkan oleh  Saya untuk memeriksa kantong celana itu sebelum Saya memecahkan Strawberry Raksasa itu. 

Kasihan si Strawberry Raksasa, sekarang dia cacat. Sulit untuk mengembalikan bagian tubuhnya yang sudah hancur itu. 

Sabar ya Berryyy… T.T
Nanti kita beli yang baru lagi ya..