Senin, 20 Mei 2013

I dont know what the title is...............

Beberapa waktu belakangan ini, Saya merasa sedang dekat dengan keluarga dan orang-orang terkasih. Setelah bekerja dari Senin-Jumat pukul 08.00-17.30 WIB. Tidak mau berlama-lama jika tak penting, saya selalu ingin pulang cepat kerumah, mandi, makan malam, nonton TV dengan keluarga, dan tidur. begitu seterusnya. Hari Sabtu juga rasanya setelah mengajar d SMA, dari jam 11.00-13.00, ingin cepat-cepat pulang dan istirahat dirumah seharian sampai hari Minggu.

Entah mengapa, semenjak banyak terjadi masalah atau hal-hal yang sedikit mengganggu pikiran, saya malah berpikir, Lingkungan sosial memang harus kita ikuti terus tetapi isi didalamnya yang membuat kurang nyaman. Saya merasakan bahwa lebih enak saya buka usaha sendiri, dan mengembangkan diri secara mandiri, kalaupun ada kontak sosial ataupun masalah, tidak ada hubungannya dengan orang SDM, HRD, atau orang ketiga seperti yang ada di perusahaan pada umumnya. 

Entahlah, saya hanya merasa bahwa orang-orang munafik dan banyak memakai topeng. Menurut pandangan saya, ketika kita lebih banyak mengembangkan diri pada sesuatu yang hanya mencari keuntungan dunia atau materi, sudah jelas sekali diri kita akan semakin jauh dari hal-hal yang positif. Jiwa kita kan terus dihantui dengan persaingan, keinginan untuk diperhatikan, keinginan untuk dipuji, dimana semua itu hanya lah klise saja. 

 Mungkin, ini yang dinamakan lagi ga semangat kerja kali ya. Jujur, dikantor tempat saya bekerja sekarang ini, saya merasa sudah sangat membatasi saya. Padahal aslinya jika dibandingkan dengan perusahaan besar lainnya, ini sudah santai sekali. Hanya memerlukan jasrat bekerja labih baik dan keinginan menjadi pegawai teladan yang muncul dari diri sendiri. Kalau saja, tempat bekerja kita, anggaplah seperti bank, dimana tempat duduk sudah di setting, jam kerja padat, pergi pagi nyampe rumah malam. Kita hanya bekerja seperti robot yang hanya menjalankan apa yang sudah diprogramkan untuk kita. sehingga, kehidupan sosial sedikit dibatasi, dan tenaga juga dikuras habis selama seharian penuh, tidak memberikan waktu istirahat dalam artian, kebebasan untuk menjadi diri yang apa adanya. Semuanya palsu. Terlalu banyak birokrasi sana sini.

Ya, saya dapatkan kesimpulan bahwa, ketika kamu bekerja, kamu sedang mencoba untuk memalsukan diri kamu, kamu sedang berusaha untuk merubah diri kamu, dan kamu sedang berusaha untuk terus kelihatan baik dari yang lainnya. Padahal menurut saya, dalam hidup, biarlah sesuatu yang baik terlihat baik, sesuatu yang jelek jangan sampai membuatmu rendah diri. Yang perlu kamu lakukan adalah melakukan yang terbaik.

Saya ingat perkataan kakak saya: "Cukuplah pengalaman kerja saya dikantoran, saya lebih memilih untuk buka usaha saja, dekat dengan keluarga, dan bisa mengontrol semuanya, pada intinya orang kerja untuk dapetin duit. kalau saya yakin dengan bidang usaha saya, saya pasti dapet duit juga. Cuma bedanya, mereka pakai seragam, saya tidak". Sedikit banyak, saya merasakan hal yang sama sekarang ini.. Bekerja dibawah naungan orang lain hanya akan membuatmu terus merasa tertekan.

Saya juga ingat perkataan Koordinator saya : "Umurku ini udah 30tahun, udah cukup pengalaman kerjaku dengan orang. Aku pengen buka usaha aja, capek kerja sama orang, harus ini itu".

Apapun yang sedang saya jalani, semoga ilmunya berkah, dibukakan jalan yang terbaik, dan terus bisa membongkar kekurangan saya sehingga membuat saya untuk terus belajar dan menjadikannya sebagai kelebihan.

Saya mempunyai banyak sekali mimpi, banyaaaakkkkk sekaliiiiiiii... Andai saja Tuhan engkau memang memberikan jalan itu. Akan saya laksanakan semuanya, akan saya gunakan dengan maksimal semua bagian dari otak ini.. Bismillah saja.. Semoga umur ini panjang, agar terus bisa menjadi Hamba yang Beriman dan Bertakwa, agar menjadi anak yang baik bagi kedua orangtua, agar bisa menjadi panutan di keluarga, agar bisa menjadi seorang pengajar yang memberikan pendidikan bagi penerus bangsa, dan agar kelak menjadi seorang Istri yang taat pada suami dan Ibu yang baik bagi anak-anaknya. Aamiin ya robbal alamiinnn...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar