Senin, 20 Mei 2013

Impian Selangit, SEMANGAT

Sekedar mau share tentang keinginan dan cita-cita Saya..

Pada saat masih SD ketika ditanya mau jadi apa? "Jadi Dokter" Jawabku. Ternyata setelah mau lulus kelas 3, tak ada niat sedikitpun ingin jadi Dokter.

Mau pilih jurusan pada saat kuliah pun, dipilihin, karena apa yang diinginkan oleh Saya berbeda dengan keinginan orangtua. Saya dulu suka menggambar, makanya Saya minat ke Designer, Arsitek dan Teknik Sipil. Saya juga suka Biologi, dulu pernah punya pikiran mau masuk FISIP dan jadi praktisi Biologi. Kata Kakak saya, Komunikasi sedang "IN", jadi orangtua saya bilang saya masuk komunikasi saja. Setahun pertama sempat menyesali kenapa bisa ya saya ada disini. Tapi lama kelamaan, semakin dewasa dan berpikir, yasudah sekarang saya udah ada disini, masa ga dapet ilmu apa-apa. Semakin saya ikuti, saya suka Komunikasi Budaya, Psikologi Komunikasi, Komunikasi Antarpribadi, dan sejenis Komunikasi yang bersifat Sosial.

Setelah lulus, orangtua meminta Saya pulang ke Palembang. Ya, Saya pulang. tetapi impian saya untuk menjadi pelopor komunikasi, dan menyebarluaskan komunikasi terus saya bawa juga ke Palembang. Awal tahun pertama, saya aktif sebagai penyiar di 2 stasiun TV di Palembang. 

Saya tidak menyesali dulu orangtua saya meminta saya masuk komunikasi saja, karena takbisa dibayangkan kalau saya tidak masuk komunikasi, mungkin saya hanya akan jadi penonton saja, pendiam dan pasif jika bertemu dengan banyak orang. Paling tidak itu menjadi modal saya menajdi pemberani sekarang. Bertemu dengan banyak orang dan mempunyai seorang kakak perempuan yang ambisius membuat saya semakin bersemangat dan membuka lebar-lebar mata saya terhadap dunia ini. Ya, sedikit banyak, sekarang saya sudah merasakan 'Ambisius' itu didalam darah saya. Mimpi saya banyak, saya butuh orang yang bisa bersama-sama mewujudkan mimpi ini.

Awal lulus dulu ingin menjadi pengajar, ya saya sekarang sudah jadi "Ibu Guru di SMA almamater saya. Dulu ada Dosen yang menawari saya menjadi Dosen di Unsri, setelah dijalani masih kurang 1 syarat, yaitu gelar S2. Hemm begitu yaa..tetapi saya mikir, modal S1 mau jadi Dosen di Unsri pula -,-"  nekat bener. Mungkin dengan saya jadi Guru SMA dulu, saya bisa belajar untuk berani tampil dan terbiasa ngomong 2 jam non stop menghadapi siswa siswi saya. itu adalah ujian mental. Ya, saya coba maksimal di bagian itu. Fokus pada materi, teknik penyampaian dan pendekatan personal dengan masing-masing siswa nya. Harus fokus, karena ke depannya saya tetap ingin menjadi seorang Dosen. Bagi saya ketika kamu berbagi ilmu dan ilmu diterapkan, itu merupakan suatu kebahagiaan. Dan Allah pun menjanjikan umatnya kebaikan jika terus mencari ilmu dan membagi ilmu nya..

Saya bermimpi. Di dunia,Saya mau menjadi Dosen, menjadi praktisi, pembicara di media TV Sumsel ini, melalukan berbagai penelitian, dan menjadi akademisi yang disegani. Saya membagi banyak ilmu, saya juga aktif di berbagai kegiatan amal dan sosial. Setelah itu, saya menabung, sekolah lagi, memenuhi kebutuhan hidup, menikmati hidup, mempunyai anak, mempunyai Suami, bahagia hidup dengan keluarga, membangun sekolah untuk anak-anak kurang mampu, membuat pesantren, membangun masjid, selalu infaq dan sedekah, membuka beberapa bisnis, membuka beberapa cabang dari bisnis itu, memakai jilbab, berkumpul dengan keluarga, keliling Indonesia, keliling dunia kalau bisa, pergi ke negara-negara Islam, mengunjungi semua masjid di Indonesia dan di dunia, Emm apa lagi ya.. Saya ingin melakukan semuanya yang saya bisa selama di dunia ini, saya ingin buat rumah pintar di berbagai tempat, menjadi pemerhati pendidikan dan budaya, punya usaha kuliner, usaha tour travel usaha apapun yang tidak banyak membawa sesat.

Dan pada akhirnya, di akhirat nanti, trabungan pahala saya banyak, masuk surga bareng keluarga, main di surga bareng keluarga, dan cium tangan Allah, Nabi Muhammad, Rasul, Malaikat, dan lain-lainnya di Surga nanti.

Saya ingin damai di Dunia dan Akhirat. menjadi seorang Yani yang sholehah, menjadi anak yang ebrbakti kepada orantua, menjadi Adik yang menghormati Kakaknya, menjadi panutan bagi keluarga dan sekitarnya, mnejadi Istri dari laki-laki yang tulus mencintai saya karena Allah, dan mengarungi kehidupan rumah tangga bersama suami dan anak hingga akhir hayat. Dan tentunya menjadi seseorang yang bermanfaat bagi yang lainnya.. 

Ya Allah banyak sekali keinginan saya, tolong bantu wujudkan satu demi satu.. Aamiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar