Senin, 13 Januari 2014

Bermimpi sedang Kiamat

Saya bermimpi terjadi Kiamat, Pertanda apakah?

Semalam, saya tidak begitu ingat kronologinya. Saya ingat saat ini diumumkan secara luas bahwa Pada Tanggal X Bulan X Tahun X akan terjadi kiamat. Bersiap-siaplah semua orang, ada yang takut, ada yang bahagia menyambut kiamat datang. Termasuklah saya mempersiapkan diri juga. 

Langit gelap berwarna biru tua bercampur abu-abu, tak terlihat matahari sama sekali. Di sekitaran saya dapat dilihat dengan mata telanjang masing-masing orang berada didalam rumah sudah ancang-ancang jika kiamat terjadi. Dari seberang rumah saya diatas langit, agak tinggi tempatnya, terlihat ada seseorang berbadan tinggi sedang mempersiapkan kiamat. Kami umat manusia hanya berani melihat dari dalam rumah.

Ada bagian yang mungkin agak aneh dalam mimpi itu, disana kami diberitahukan langkah-langkah menghadapi Kiamat. Jika air laut menerjang, maka posisi badan, muka, dan alat pembantu harus seperti ini. Jika bumi berguncang, maka harus seperti ini. Dan jika angin kencang datang, maka harus berpegangan, bla bla bla. Entah nampaknya seperti ampuh sekali. Terlihat seperti Romusa yang mau ditindas sama penjajah saja.

Saya ingat sekali, ada Mama dan Papa saya disana. Kami selalu berdekatan dan saling menguatkan. Mama Papa saya nampaknya tenang saja saat akan menghadapi Hari Kiamat itu, saya pun juga begitu (akhirnya). Saya tidak melihat raut muka ketakutan, tapi saya melihat raut muka keberanian. Seingat saya ada kata-kata "Harus kita hadapi, jangan takut". Mendengar kata-kata itu, seolah-olah kami bertiga tidak akan terkena hempasan kuat Kiamat itu. Seolah-olah kami bertiga akan selamat. 

Terakhir yang saya ingat, Orang berbadan besar itu pertama kali melepaskan jutaan liter air laut untuk menghempas kami. Saya melihat bagaimana tinggi dan besarnya ombak itu. Luar biasa sekali, walaupun berpegangan dengan besi setebal 10meter, tidak akan sanggup menahan hempasan ombak itu. 

Dan Disaat ombak sedang tinggi-tingginya, kami semua bersiap-siap berpegangan tangan, Kebangun deh karena bunyi alarm. Huffff... Mimpinya nanggung..

Mimpi itu juga yang bikin hari ini menjadi galau, galau dalam artian kepikiran terus jadinya dan ga tenang, jadi lebih hati-hati berkendara apalagi saat ini Kota kami sedang diguyur hujan deras beberapa hari ini.  

Saya cari di internet, kebanyakan arti tafsirnya seperti ini:
"Bermimpi terjadi hari kiamat. Artinya, akan mendapatkan ketenangan hidup dan penuh karunia besar dari Tuhan atau akan terlepas dari mara bahaya."

Tapi gatau juga bener apa enggak, Ya Tuhan saya hanya memohon maaf atas segala kekhilafan selama ini. Mohon maaf jika beribadah saya kurang baik, atau masih banyak perbuatan dosa yang saya lakukan. Besar niat dihati ini untuk berubah, namun setan dimana-mana. Astafirullaaahhal adzimm..  Jika mimpi ini sebagai pengingat dosa, terimakasih Tuhan karena masih Engkau bangunkan Hamba dari tidur yang lelap.

Tolong selalu lingkari hidup saya dengan Malaikat penjaga-Mu, dengan orang-orang beriman dan bertakwa, dengan kebaikan, dan dengan segala hal yang Engkau ridhoi. Aamiin Ya Rabbal Alamin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar