Jumat, 10 Januari 2014

Galau Pagi :D

Pagi-pagi udah galauu.. Hehheee
Dari bangun tidur sampe kekantor, pikiran ga tenang, Banyak bener rasanya kegalauan ini, ceileeee..
Entah kenapa tapi galaunya lebih karena cemas menghadapi kedepannya..

Siapa yang sangka, dulu Saya adalah pribadi yang pemalu, penakut, pendiam. Kini Saya pernah menjadi Seorang Pembawa Berita dan Dialog di Stasiun Televisi, mendaki Gunung, Hiking, Arung Jeram, Offroad, dan terakhir siapa yang sangka dulu Saya pribadi pemalu sekarang Saya bekerja dan menjabat sebagai Seorang Koordinator untuk Wilayah Sumsel dan Babel di perusahaan Saya. Saya sangat berterimakasih diberi kesempatan emas ini, diberi jalan Oleh Allah tentang mimpi dan keinginan Saya ini. Diberi tanggungjawab yang lebih besar, dan diberi kepercayaan yang besar pula. Suatu keberuntungan namun bisa jadi boomerang untuk diri saya sendiri.

Jujur, saya tidak punya basic IT yang sangat bagus. cuma bisa yang standar saja seperti mengoperasikan Komputer, Internet dan pengetikan biasa. Di tempat saya bekerja, saya meng-handle banyak sekali istilah-istilah dalam IT yang jujur saja baru saya ketahui dan pelajari seperti DVR, Kabel LAN, IP Address, Cisco, Jaringan, Dan masiiihhhhh banyaaakk lagiiiii. Sebelumnya saya hanya bagian dari back Office perusahaan ini, karena terjadi suatu masalah, akhirnya Koordinator sebelumnya yang baru bekerja kurang lebih 2 bulan diberhentikan dan gatau mengapa Saya dipilih untuk menggantikan posisi itu. Dulu perusahaan kami pernah membuka lowongan untuk menjadi Koordinator, Syaratnya adalah punya pengalaman kerja minimal 3 tahun di posisi yang sama, mau bekerja keluar lapangan, mengerti IT, Jaringan, Dll. Well, ga satupun syaratnya bisa saya penuhi. yang saya tahu itu cuma Bahasa verbal, nonverbal, komunikasi budaya, komunikasi antarpribadi, bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan orang lain, pokoknya semua tentang Komunikasi ga ada IT nya sedikitpun. 

Dan sekarang saya menghandle teman-teman teknisi yang pada jago IT semua, Manager saya yang ahli Cisco, sertifikasinya udah CCNA, CCNP, CC lain-lain banyaklah pokoknya. Wong saya cuma modal mau belajar sama bisa ngomong doang ini. Tuhaaaaaannn, apa rencana-Mu?? Kadang saya suka ga ngerti sama rencana Tuhan. Tapi syaa berterimakasih sekali sudah dikasih kesempatan seperti ini.

Awal-awal kerja dulu diselimuti kecemasan tingkat tinggi. Whyy? ya karena saya belum pernah jadi Pemimpin di dunia kerja, saya hanya terbiasa menjadi rekan kerja saja. Apa yang mesti saya lakuin pertama kali, gimana caranya memimpin rapat, gimana caranya menghadapi klien, gimana caranya menyelesaikan masalah teknisi, masalah di lapangan, dan masalah internal. Gimana kalo Saya gagal?? Gimana kalo saya ternyta ga dihargai? Gimana kalo saya dicuekin??Gimana kalo saya malah bikin pekerjaan ini kacau dan bangkrut?? OHhhh banyak sekali kecemasan itu.

Rekan kerja saya, ahli IT semua, saya berkomunikasi langsung dengan Pemimpin-pemimpin klien saya. Semuanya ahli IT dan semuanya Cowok. Oh God, apa pula rencana-Mu kali ini?

Tapi syukurnya saya punya Orangtua yang selalu siap membantu saya,  saya punya Kakak ipar yang mengerti IT sehingga saya bisa belajar bgaimana cara menghandle pekerjaan saya, saya punya Kekasih yang selalu mensupport saya dalam suka maupun duka, saya punya Kakak perempuan yang selalu menyemangati saya untuk bangga berada di posisi sekarang, dan Saya punya kenalan seorang Manager yang selalu memberi kiat-kiat menjadi Pemimpin wanita yang baik. Saya juga punya Manager, dan rekan kerja yang mengerti posisi saya dan bersedia mengajari saya jika saya tidak mengerti. Tuhann Engkau Adil sekali. Engkau jawab dan bantu kecemasan ini. Sampai akhirnya posisi ini sudah berjalan setengah tahun lebih, dan sedikit demi sedikit saya belajar banyak hal bagaimana menjalankan proyek ini.

Tapi kegalauan tiba-tiba muncul lagi, disaat semakin besar tanggungjawab yang saya handle, harusnya saya tahu diri bahwa saya mungkin tidak seharusnya disini, harusnya ada pengganti yang lebih mengerti IT untuk menyeimbangkan perusahaan ini. Apalagi setelah perusahaan klien saya baru saja ada penggantian pemimpin Divisi dan katanya Beliau itu ahli IT luar biasa, dan diwnati-wanti sama Kakak Ipar saya, siap-siap saja kalau-kalau nanti ditanyain teori sama Pemimpin Divisi baru itu. Tiba-tiba dari semalam saya langsung merasakan kecemasan yang luar biasa..... deg deg deg deg deg... Otak langsung membayangkan pekerjaan yang menumpuk, semua saya yang handle mulai dari keuangan kantor disini, uang jalan teknisi, product control sampe admin pun saya yang handle. Apakah tangan saya sehebat ituuukaahh? sampe-sampe "All In One" gitu Ya Allah?? Saya rasa tidak untuk sebuah perusahaan. Di tengah tuntutan pekerjaan harus beres dan bagus hasilnya, tapi saya juga yang harus menghandle semuanya. Tuhaaann, rencana apalagi ini?? Ini cobaan atau cara belajar menjadi lebih pintar dan lebih hebat lagi?? Saya gatau, cuma pasrah ngejalaninnya sekarang. Dan saat ini, saya sedang sedikit cemas menghadapi kedepannya lagi aapakah saya bisa sendirian menghandle semuanyaa? Apakah tidak ada yang bisa diperbantukan menjadi admin disini? minimal sebagai teman perempuan di kehidupan sehari-hari saya. #Curhatdehhh# Iye tapi bener, kayaknya saya butuh teman perempuan disini, butuh bangett malah,, Tuhan tolong kasih jalan lagi supaya keinginan saya ini Engkau restui.

Dan semoga saya tetap semangat berdiri di barisan paling depan dari perusahaan ini. Semoga ga pingsan. Hehehheee..

Tuhan, Engkau selalu punya rencana yang baik. Semoga nanti ini akan menjadi akhir yang indah, dan jalan ceritanya menjadi tidak begitu berliku-liku. Tolong bantu hilangkan kecemasan ini dan kuatkanlah diri ini selalu. Aamiin Ya Robbal Alamin.

Sekian cerita galau pagi kali ini.. :) Ganbatteee!!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar