Entah harus seneng atau sedih, karena belakangan ini banyak banget ngerasain yang namanya ga adil, ga fair.. disini kita cuma ber-delapan. 7 laki-laki, 1 perempuan saya sendiri. 7 orang lainnya adalah bawahan saya.
Dari awal, memang sudah agak janggal mengenai pengangkatan saya. Tapi karena pada waktu itu saya adalah fresh graduate, dan pengalaman masih minim. jadi belum bisa terlalu bernegosiasi mengenai gaji, wewenang saya secara keseluruhan, dan hal lainnya layaknya seorang pimpinan kantor. Orang-orang di sekitar saya juga menyemangati untuk dijalani saja dulu pekerjaan ini, karena bisa mengambil banyak ilmu, relasi, dan manfaat lainnya.
Fix, dari Tanggal 19 Juni 2013 saya diangkat menjadi Koordinator pekerjaan ini untuk Area Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Tanggung jawab dan tantangan yang besar bagi seorang fresh graduate seperti saya. Mengenai tanggung jawab kerja, jelas banyak sekali yang saya handle disini mulai dari bertanggungjawab kepada klien, pihak cabang/capem di seluruh area Sumsel Babel, mengkoordinir teknisi, Administrasi, General Affair, Finance, Sekretaris, cleaning service, product control, warehouse, termasuk juga perpanjang pajak mobil atau hanya sekedar sebagai pengantar surat dari Jakarta ke klien. Dari semua jenis pekerjaan itu, saya merasa gaji tidak sesuai. Logikanya seperti ini, Sebelum saya diangkat, saya hanya jadi admin dengan gaji misalnya 3jt, saya punya koordinator dengan gaji misalnya 6jt. teknisi saya punya gaji misalnya 2,5jt. Koordinator saya diberhentikan, kemudian saya diangkat sebagai koordinator dan admin. Hitungan kasar harusnya gaji saya (6jt+3jt) = Rp 9jt. Karena mereka menganggap saya fresh graduate, mereka awalnya memberikan gaji saya hanya 5,5jt. kemudian saya minta penyesuaian minimal saya harus dapat gaji koordinator, akhirnya gaji saya disesuaikan menjadi 6jt. Dengan gaji 6jt saya melakukan semua pekerjaan yang saya sebutkan diatas. Nah, Dari Tanggal 19 juni 2013-Agustus 2014, teman-teman teknisi saya sudah 2 kali naik gaji, dari 2,5jt menjadi 2,8jt kemudian naik lagi menjadi 3jt. Selama itu pula gaji saya TETAP 6jt. Saat saya konfirmasi ke atasan saya mengapa gaji saya tidak dinaikkan juga, mereka bilang kan kemarin sudah dinaikkan dari 5,5 jt menjadi 6jt. Yang sedihnya, saya yang memperbaiki kinerja teknisi dan membuat mereka bertahan, saya yang selalu mnegupdate dan memfollow up kenaikan gaji disesuaikan dengan UMP Sumsel. Tapi gaji saya sendiri yang ga naik-naik...
Dari situ saya merasa perusahaan ini memeras keringat saya, tidak fair. Ada niat yang kuat ingin berhenti, namun masih banyak keperluan yang harus dipenuhi sehingga saya masih bertahan di perusahaan ini. Logika awam saya mengatakan harusnya perusahaan bisa membedakan mana yang namanya menaikkan gaji karena prestasi kerja mana yang namanya menaikkan gaji karena menyesuaikan dengan posisi. Perusahaan ini ga mau rugi intinya.
Hal yang paling mencengangkan adalah setelah ada Direktur Operasioanal yang baru. Perlahan perusahaan ini saya rasa semakin membaik SOP nya. Saya pernah berbincang langsung dengan Direktur tersebut mengenai keadaan saya ini. Beliau terkejut sama sekali tidak tahu dan tidak pernah diberitahu tentang ini. Yang paling mencengangkan adalah saat kami sedang berbincang mengenai masih butuhnya SDM untuk Divisi Operasional karena karyawan harus diperhatikan juga.
Beliau bilang :"Inilah akibatnya kalau SOP belum jelas, kamu lihat sendiri kan, gak ada yang peduli sama kamu, mau naik apa enggak gaji kamu. Mereka ga peduli. Kamu sudah kerja hampir 2 tahun, teman-teman kamu naik gaji sedangkan kamu enggak. Satu tahun masa kerja saja harusnya perusahaan sudah menawarkan atau membahas kenaikan gaji kamu".
Sempet terdiam juga saat beliau bilang begitu. Itu artinya,........ Perusahaan ga peduli sama saya padahal saya sudah maksimal dan menghandle semuanya.
Sekarang hanya menunggu menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai, dan segera mencari yang lebih baik untuk saya dan suami....
Dari semua ini, banyak pelajaran yang bisa diambil..
Pertama, terimakasih kepada perusahaan ini karena telah memberikan ilmu dan peluang besar ini.
Kedua, pengalaman sudah didapatkan, untuk pekerjaan selanjutnya pengalaman nomor dua, penyesuaian nomor satu.
Ketiga, upayakan lebih selektif dalam memilih perusahaan.
Keempat, Tanyakan jobdesk secara spesifik saat sebelum menerima tawaran pekerjaan.
Kelima, jika gaji kamu tidak naik, kamu boleh tanyakan kepada atasanmu dan bernegosiasi.
Keenam, Selamat mencobaaa.. :p

Tidak ada komentar:
Posting Komentar