GUNUG TANGKUBAN PERAHU
Gunung Tangkuban Perahu, adalah salah satu Gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sekitar 20 Km ke arah utara, Kota Bandung.Dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Perahu mempunyai ketinggian 2.084 meter.Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur. Mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belerang. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 derajat C pada siang hari dan 2 derajat C pada malam hari.
Perjalanan asik
Sabtu (19/12). Saya melakukan perjalanan ke Ciwidey, Jawa Barat dalam rangka mengikuti acara outbond yang dilaksanakan oleh KATAJI. Seperti biasa, Saya menjadi fasilitator Outbond yang mendampingi peserta pada saat ice breaking sampai dengan Games. Hamparan bukit-bukit dan hawa sejuk di Ciwidey, semakin membuat pemandangan dan suasana semakin ceria.
Setelah acara Outbond tersebut selesai, salah seorang rekan mengajak Saya untuk ikut Camping di Situ Lembang. Saya pun dengan senang hati menerima tawaran rekan Saya. Sesampainya di Situ Lembang, cuaca sangat dingin sekali, dan suasana sangat gelap sekali. maklum, Situ Lembang merupakan daerah yang dipenuhi oleh pohon-pohon pinus yang rimbun dan tinggi.
"Kiu"... "Kiu"..."Kiu"...
itulah kode dari rekan Saya untuk memanggil teman-temannya yang berada di dalam hutan.
lucu siihh, kedengerannya agak aneh..tapi jadi terbiasa.
Banyak sekali teman-temannya, dan rata-rata para lelaki semua. Sempat terpikir, Apakah aman?
Apakah mereka akan jahil? Ataukah ada yang harus dikorbankan untuk camping ini? Oh Noooo... (ternyata aman kok. :D)
Malam pun tiba, ingin buang air kecil tapi tempat air jauh, harus berjalan kaki dulu dengan jarak yang lumayan jauh untuk bisa buang air kecil. Sesampainya di tempat Camp lagi, hidangan makan malam sudah siap. tinggal dilahap. hheee
Disana, selain niatnya ber-Camping_ria,,ternyata sedang diadakan Diksar Prima Satwa (salah satu nama organisasi SNAKMA, seperti Pecinta Alam). Total Siswa yang di Diksar sebanyak 18 orang dan jumlah panitianya mencapai 20 orang. Jumlah ynag cukup banyak, tetapi perempuannya hanya 3 orang termasuk Saya. Sangat mendebarkan..
Esok harinya direncanakan untuk pulang, tetapi ternyata berbeda dari dugaan sebelumnya, perjalanan dilanjutkan ke Gunung Tangkuban Perahu. Wooww Amazing, persiapan tidak ada, Hanya jaket tipis, dan sepatu Kets berwarna putih. Ancaman yang sedikit menggertak dilontarkan oleh rekan kepada Saya. "kamu nanti aja pulangnya, kalo mau pulang sekarang, Saya ga bisa nganterin kamu!:" Mau gimana lagi. Saya ikhlaskan sepatu putih saya itu untuk dinodai oleh tanah-tanah basah dari hutan.
Mendaki gunung tidak seindah yang dilihat, perjuangan yang ditempuh untuk naik ke puncaknya diperlukan usaha yang sangat keras, terpeleset, terkena duri, digigit nyamuk, berjuta keringat harus menetes, nafas juga kadang terasa ada kadang terasa hilang sebentar, dehidrasi. Tapi sangat menarik. Setelah hampir setengah perjalanan, Saya, panitia dan peserta diksar beristirahat sejenak sambil masak mie dan makanan cemilan lainnya.
Makan mie di tengah hutan?
Mie kuah lagi, masih panas??
gimana cobaa??
ranting pohon, dengan ketebalan kira-kira 1cm, tanpa air untuk membilasnya terlebih dahulu, cukup ditiup-tiup saja dan di lap sedikit, siap dijadikan pengganti SUMPIT.
makan mie terus dilanjutkan...
*Perjalanan dilanjutkan....
Taraaaaa..........
Well it is nice trip...... love it very much
Setelah selesai dari pendakian Gunung Tangkuban Perahu, perjalanan dilanjutkan ke Gunung Seberangnya, Gunung Keramat. Camping lagi selama 2 hari..
Susahnya minum di tengah hutan, harus turun gunung dulu untuk ke mata airnya, dan akhirnya ngerasain juga minum dari air pohon... nice'' :)
i'm waiting for the next trip to mountain.. we'll see.. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar