Setelah semuanya terjadi kemarin.. Lanjut cerita, siangnya suasana berubah. Saya memang lebih suka menghabiskan waktu di meja saya daripada kesana kesini. Satu per satu dari mereka tiba-tiba ke meja saya, agak aneh sih awalnya, tapi gapapa kok, sekantor kan emang harus jaga hubungan baik. tar yang 1 ada yang cerita ttg problemnya, saya bantu kasih masukan. Yang 2 katanya bosen didalem, jadi ngajak ngobrol saya, yang 3 juga gitu. Berasa aneh, tapi seneng juga sih. Mungkin mereka nyadar juga kali ya ga enak sama saya. Sebelum jam makan siang saya pastikan bahwa printernya masih belum bisa dipakai untuk scan (saya tanya sama satu orang disana, dan katanya emang gabisa harus diisi dulu tintanya). Okay jadi saya masih belum bisa scan, eh tapi ternyata pas pulang ke kantor katanya udah bisa dipakai scan, kata dia "karena sama cewek makanya gamau kali". Eeemmm Saya no comment aja deh, males adu argumen atau apa.
Jam makan siang saya keluar bersama teman baru yang saya ajak kenalan dari bank sumsel. yang 1 namanya Anggun resepsionis BSB, yang 2 namanya Graflin sekretaris GM BSB, kita meluncur pakai mobilnya Anggun ke rumah makan "Ayam bakar Mas Kumis". enak juga ayamnya, porsinya gede dan harganya terjangkau. Dan tentunya, saya punya temen deh sekarang walaupun di instansi berbeda tapi satu tempat yang sama. Kalau kita ga mulai membuka diri, orang lain jangan harap mau membuka diri juga. Thats the best point i got.
Detik demi detik waktu terus bergulir, Saya juga belajar banyak dari kantor ini. You must look proffesional and smart intinya. Kerjain apa yang menjadi jobdesk kita, bantu orang lain sebisanya kita, and Don't over reacting. SEKIAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar