Saya belum merasa banyak pengalaman, tapi saya belajar Dewasa. Dewasa dalam pemikiran, dewasa dalam tindakan, dan dewasa dalam ucapan.
Dulu saya juga merasakan ego menjadi anak muda, yang identik dengan dia yang paling benar, yang paling hebat, yang paling tanggap, yang paling cepat, yang paling mengerti, dan yang paling merasa lebih serta menjalankan hidup dengan slogan "enjoy your life, lakukan apa yang bisa". Apalagi kalau kriteria seperti itu masuk kedalam dunia kerja, yang dirasa adalah akan banyak hati yang mungkin tersakiti, dan ada juga yang akan merasa terbantukan dengan sosok seperti itu.
Selesai masa kuliah, kemudian masuk ke dunia pekerjaan dan lingkungan yang berbeda. Pola pikir akan berubah. Pola pikir sudah bukan mencari jati diri lagi, tapi untuk membuktikan jati diri. Hal seperti kriteria itu terkadang tidak terlalu dibutuhkan sepanjang waktu. Hanya pada saat situasi tertentu kita butuh kriteria itu.
Di posisi umur saya sekarang, jika melihat sosok kriteria seperti itu. Cukup tertawa kecil saja dan berkata dalam hati.. "Ya ampun, jiwanya masih muda banget, ego masih tinggi". Berlagak seolah yang paling tahu rule dan tempatnya. Hanya saja saya memilih diam daripada harus berselisih pendapat dengan anak muda yang punya ego tinggi. Saya maklumi.
Di umur saya sekarang, hal yang penting adalah mana Hak dan Kewajiban saya saja. Selebihnya menyatu dengan lingkungan dan orang sekitar. Yang bersifat keras tentu akan mendapatkan kecaman dan sorotan tajam dari lingkungan sekitar. Tidak bermaksud mencari aman, namun hal-hal semacam itu tidak begitu perlu lagi.
Suatu waktu nanti, Aktualisasi diri diperlukan pada tempat dan waktu yang TEPAT, bukan dimanapun Anda berada dan dalam situasi apapun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar