Tuhan..
Kadang Aku jenuh dengan kehidupan ini. Alangkah banyak kebusukan diantara manusia satu dengan manusia lainnya.Semua yang ada di dunia ini fana menunjukkan kenikmatan dunia yang aduhai sekali. Menjelang Pilpres inipun semakin panas suasana dibuatnya. Ada keinginan Indonesia dipimpin oleh pemimpin yang benar-benar baik, karena pengaruhnya akan sangat luas sekali termasuk kepada diri ini.
Saling sikut diantara manusia. Sungguh memang benar kata-Mu.. Jangan mengejar dunia karena akan membuat semakin jauh dari kebenaran dan kebaikan. Itu Benar! Benar sekali!
Minggu ini rasanya berat, karena tidak semua isi di hati ini dapat tersalurkan dengan baik. Engkau berikan cobaan kepada keluarga kami dengan segala lika-likunya. Tapi Aku masih yakin bahwa Engkau memberikan hamba masalah dengan segala batas kemampuan hamba untuk menghadapinya. Tapi Aku juga mohon, selalu disampingku untuk membimbing ke arah jalan keluar dari masalah ini. Sungguh banyak sekali pikiran ini di lika-likukan.
Untuk permasalahan internal keluargaku, Aku hanya meminta agar Engkau selalu mengulurkan tangan kasih sayang-Mu Tuhan.. agar kami semua selalu kuat, sabar dan bisa berpikir jernih menghadapi semuanya. Terutama kedua orangtuaku agar selalu diberikan kesehatan.
Sedangkan untuk pernikahanku dalam beberapa bulan lagi, Aku hanya meminta rukunkanlah Aku dan calon pasanganku nanti. Entah bagaimana caranya tapi Aku rasa setiap manusia tidak ada kesamaan dan kecocokan mutlak. Perbedaan selalu ada di setiap kalimat yang diucapkan. Kalau memang rencana kami ini Engkau ridhoi, permudahkanlah jalan kami, satukanlah pendapat kami, dan tengahilah setiap perbedaan kami. Dan juga untuk kedua keluarga kami agar saling rukun, selaras dan seirama. Tentunya ketika dua orang yang sebelumnya bukan muhrim dan akan menjadi satu ikatan, harus sanggup menghadapi segala rintangan selama kehidupan diarungi bersama. Tapi apa jadinya, jika emosi dan keras kepala membatasi itu. Kadang muncul keraguan karena perbedaan ini. Tapi aku hanya ingin berdoa, Jika Engkau ridhoi jalan kami, tolong satukanlah kami.
Sungguh bekerja membuat pikiran ini terbuka dengan segala hal yang pelik. Macam-macam sifat, perilaku, tingkah laku, perkataan, dan sikap orang lain yang berbeda-beda. Tapi mengerucutkan pada hal yang lebih kecil lagi, bahwa tidak ada orang selain orangtua yang bisa dipercaya. Dan agak sedikit menjadi beban ketika Aku ingin segala sesuatunya benar dan on the right place, terkadang tidak bisa diterapkan. Dan banyak sekali bisikan kiri kanan yang menyetir (apa cuma perasaanku saja) di satu sisi, A harus hasilnya bagus, lurus, sempurna, B ingin hasil laporan kerja yang bagus, cepat , C belum siap dididik menjadi seperti keinginan A dan B. dan ini menjadi suatu tantangan tersendiri membentuk Tim yang solid. Sempat B tidak setuju dengan rencanaku karena dengan alasana untuk apa lagi kan semuanya udah dikasih tau. Tapi bagi Aku yang mengalami semuanya, bahwa C kapasitasnya tidak sama satu sama lain dan butuh penyegaran.
Dalam waktu beberapa bulan ini, adalah masa pembuktianku untuk bekerja dengan baik dan benar dan dapat memberikan hasil yang berguna. Harapanku ingin A puas dengan hasil kerja kami, ingin B bangga dengan Hasil kerja kami, dan ingin C menjadi sosok yang dapat diandalkan, solid, cerdas, profesional, dan beretika. Itu semua butuh proses!
Hanya ingin berusaha yang terbaik untuk semuanya. Sudah cukup pusing dengan hal-hal kecil yang tidak ada manfaatnya dan merepotkan. Hanya ingin berada dijalan yang benar, dan melakukan yang benar serta dengan benar.. Tolong Tuhan, jika memang pemikiranku ini dapat dipahami, selalu selipkan jalan keluar, dan buatlah orang-orang di sekitarku juga memahami hal ini. Begitu juga Aku, Aku ingin menjadi lebih sabar, lebih bijak, dan lebih bertakwa kepada-Mu.
Aaminn ya Robbal Alamin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar